KEBANGKITAN ISLAM (Bantahan Tulisan Tabligh Akbar Garut untuk kempeskan PDIP di Jawa Barat)



Bisa kita bayangkan Ummat Islam dari berbagai daerah dan plosok negeri ini datang secara suka rela, hanya untuk melakujan tabliq bersama dengan saudara seiman dari daerah lain yang belum pernah jumpa sebelumnya. Artinya, ada juga kesadaran Ummat Islam bahwa budaya silaturrahmi itu sesungguhnya memang penting.

Oleh: Jacob Ereste
(Atlantika Institut Nusantara)

Mujahid 212 - Agaknya terlalu mengecilkan jika Tabliq Akbar Umat Islam di Garut itu dilihat sebagai upaya untuk mengempeskan PDIP di Jawa Barat.

Dalam perspektif politik bisa benar apa yang dianalisis Faisal Assegaf diatas. Itulah sebabnya dalam diskusi dan menganalisa sesuatu peristiwa   tidak boleh linier sifatnya, wajib dan patut dilihat dari semua penjuru angin, agak tidak terjebak dalam kesimpulan yang dangkal.

Dari perspektif budaya misalnya, Tabliq Akbar Ummat Islam di Garut Jawa Barat bisalah dipahami sebagai suatu kesadaran dalam kebersamaan itu sangat penting dilakukan lintas wilayah, misalnya tidak cuma di Jakarta dan sekitarnya saja.

Bisa kita bayangkan Ummat Islam dari berbagai daerah dan plosok negeri ini datang secara suka rela, hanya untuk melakujan tabliq bersama dengan saudara seiman dari daerah lain yang belum pernah jumpa sebelumnya. Artinya, ada juga kesadaran Ummat Islam bahwa budaya silaturrachmi itu sesungguhnya memang penting.

Kecuali itu yang membanggakan sekaligus membahagiakan hati saya adalah dalam pemahaman Ummat Islam yang satu, yang tidak lagi mau dipecah belah atau dikotak-kotakkan seperti wayang yang bisa dimainkan sesuka hati oleh pihak tertentu.

Jadi jangan ikut latah melihat gerakan dan kegiatan Ummat Islam seperti rezim penguasa yang selalu mengintipnya dari bilik politik (praktis) semata,  bukan dari bilik budaya yang mengisyaratkan mulai bangkitnya budaya Ummat Islam di Nusantara.

Banten, 10 November 2017





loading...