Ikuti Aksi 2610; Ikhtiyar Penghabisan Sebelum Dakwah Islam DIBINASAKAN Undang-Undang



Mujahid 212 - Umat Islam bangkit atau tertindas!. Saat ini ancaman nyata Perppu Ormas sudah mulai membrangus gerakan Islam, Tokoh-tokohnya, dan bahkan Ajaran Islam.

Sebagai umat Islam yang masih mempercayai Al-Qur'an sebagai imamnya, maka sudah sepantasnya merasa terpecut tatkala bahaya ini memenggal bagian-bagian ayat dalam Alqur'an dan boleh dibacakan hanya yang disukai oleh penguasa.

Syariat Islam lewat Perppu no. 2 tahun 2017 sudah ditapal batas. Rezim hari ini sudah membatasi konten dakwah yang dibolehkan dan dilarang. Padahal kita percaya semua isi Alqur'an adalah benar!.

Kamis 26 Oktober 2017 adalah iktiyar penghabisan sebelum Perppu ini disahkan menjadi Undang-Undang. Tentunya penolakan kita terhadap Perppu adalah suatu keutamaan dalam rangka nahyi mungkar. MENOLAK KEMUNKARAN!

Maka kepada segenap umat Islam, mari shodaqahkan waktu kita untuk membela nasib dakwah Islam. Jangan pernah terpikir ribuan orang yang telah berkorban untuk aksi-aksi sebelumnya itu pengangguran. Mereka mungkin punya banyak kesibukan, namun mereka rela mewakafkan diri untuk menolong agama Allah.

وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

Artinya : “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa,” 
(QS. Al Hajj : 40)






loading...